Saya sangat mencintai musik, khusus nya fingerstyle. Sedikit nya kita
perlu mengetahui sejarahnya juga , dan tidak ada salahnya untuk menambah
wawasan dalam bermusik. Kali ini saya ingin sedikit berbagi kisah
tentang sejarah fingerstyle, pengertian dan jenis-jenis nya, dari
hasil kesimpulan berbagai macam artikel yang saya baca. Maupun hasil
diskusi bersama dengan para seniman fingerstyle lainnya.
DEFINISI FINGERSTYLE
"Fingerstyle"
berasal dari kata Fingerpicking - Style, yang secara harfiah dapat didefinisikan sebagai suatu tehnik gitar dimana senar di petik oleh ujung
jari, kuku, atau pick yang di pasang di jari (fingerpick/thumbpick).
berbeda dengan dengan tehnik flatpicking ( memetik not-not individual
dengan flatpick, atau yang pada umumnya orang indonesia ketahui sebagai
"pick" )
Melihat pada sejarah perkembangan instrumen
Gitar, kita coba berkunjung ke sekitar abad - 18 dimana pada saat itu
banyak Komposer-komposer era Klasik yang memainkan komposisi musiknya
dengan instrumen Gitar. Seperti Franz Schubert, Fernando Carulli,
Fernando Sor, dan Matteo Carcassi. Orang-orang tersebut telah banyak
menulis karya-karya sebagai acuan pola dalam melatih petikan jari-jari
tangan kanan ( tangan kiri bila anda kidal ), kita mengenal pola-pola
tersebut sebagai sebuah pola Arpeggio. Arpeggio adalah sebuah rangkaian
nada yang membentuk chord yang dimainkan secara individual tiap nada
nya, yang sering di sebut sebagai perpecahan chord oleh masyarakat umum.
Pola - pola Arpeggio yang dibuat pada era klasik itu , akhirnya
bekembang menjadi basis dari tehnik Fingerpicking di dalam musik Folks (
musik rakyat ) di Eropa.
Dalam perkembangannya, istilah
"Fingerstyle" mulai menuai kontroversi. Ada beberapa yang menyebut nya
sebagai sebuah Tehnik , ada pula yang menyebut nya sebagai Genre Musik,
dan ada juga yang menyebutnya sebagai sebuah Style dalam bermain gitar.
Melupakan perbedaan pendapat tersebut sebuah asosiasi fingerstyle di
Toronto (Canada) tempat dimana musik folks bluegrass berkembang,
menyatakan sebuah pendapat secara tehnis bahwa "Fingerstyle" adalah
ketika bagian-bagian tangan (temasuk jari) dapat bermain sebagai suatu
unit individual saat memetik not dan "Fingerstyle" memungkinkan seorang
gitaris memainkan beberapa macam elemen musik secara bersamaan dalam
permainannya.
Berbagai sejarah terjadi dalam dunia
petik-memetik instrumen berdawai , namun apa yang bisa kita simpulkan
dari apa yang terlihat sekarang. "Fingerstyle" membuat sebuah permainan
gitar menjadi layaknya sebuah miniatur Group Band, dimana secara
normal bagian-bagian dari aransemen ataupun komposisi lagu fingerstyle
di mainkan oleh beberapa orang di dalam sebuah band. Bass, Rhytm,
Melodi, dan Perkusi dapat di mainkan secara bersamaan saat bermain
"Fingerstyle".
sumber : www.amikom.ac.id
0 komentar:
Posting Komentar